Archive for August, 2005
Runaway
Saturday, August 27th, 2005Hehehe ….. kemarin nekat pulang ke bandung, padahal ngomongnya ke keluarga di jkt kalo aku pergi ke tempat kerjaan di kalasan. Kok jd aku jahat gini ya ^^ ?
Tadinya sih nggak mau pulang, soalnya jumat depan ada libur 3 hari, tapi aku udah telanjur kangen bandung sih. Lagian aku kepingin ngeliat nasib kompiku, selama ditinggal ke jkt tu kompi nggak ada yang make. Takutnya ntar ada yg make, terus nggak tau passwdnya, habis itu ditinggal begitu aja, nggak dimatikan. Untungnya kompi-ku baik2 aja. Cuman rada berdebu dikit.
Pergi dari jkt, tol cikampek udah macet banget. Untungnya cuman sampe 3 kilo dr pintu tol. Kalo jalur yg mau ke jkt macetnya sampe bekasi !! Aku jg heran, kok hari sabtu banyak yg malah ke jkt, bukannya ke luar kota.
Nyampe bandung sekitar jam 12 lewat, naik bis kota sampe dago, eh macet lagi. Gara2nya unpad lg wisudaan. Terpaksa naik angkot lagi lewat dipati ukur sampe simpang dago, habis itu jalan kaki ke kampus.
Sampe di kampus, perut udah keroncongan. Pas mau nyari makan, aku ketemu banyak teman yg jg mau cari makan, ada yg dr rileks atau ogrg. Senang jg sih bisa ketemu teman2 di ITB. Di serpong aku cuman bisa ngobrol dengan orang2 di lab doang, itu pun sebatas pekerjaan doang.
Kenapa ya, begitu ngeliat kampus rasanya senang banget. Padahal jg baru seminggu pergi dr kampus. Mungkin waktu masih jd mahasiswa, waktu seminggu itu bukan apa2, berlalu cepat. Tapi sekarang, seminggu terasa banget lambatnya. Jadi kemarin rasanya udah berbulan2 nggak ngeliat kampus, pas datang lg ke ITB rasanya happy. Apalagi bisa ketemu dengan teman-teman lg.
Di RASL cuman ada sedikit mahasiswa yg ada. Paling2 joko, jun ato amry. Begitu kompi nyala, aku langsung browsing puas2, soalnya udah seminggu nggak browsing. Internet di lab serpong lg mau dipasang, jd mesti bersabar dulu tanpa internet.
Malamnya aku ngobrol dengan joko soal pekerjaan. Dari obrolan itu, aku baru tau kalo mau masuk PNS mesti siap2 dengan konsekuensinya, susah keluar. Katanya sih PNS itu terikat dengan perusahaan, jadi kalo mau pindah kerjaan udah pasti susah. Udah gitu gajinya kecil. Kalo dibandingkan dengan gaji-ku sendiri sih, masih mending gaji ku.
Bicara soal gaji, aku jd ingat waktu kemarin lusa teman se-lab yg jg kerja di serpong ngeluh ke aku.Dari obrolannya dengan teman kantor sebelumnya, katanya sih gaji yg kami terima berdua sekarang terlalu kecil. Teman kantor yg lulusan D-3 katanya gajinya lebih besar 200 ribu dari kami berdua yang lulusan S-1. Dari caranya bicara kemarin ketahuan banget kalo dia kesal banget. "Kalau begini gw jd malas kerja, dhi ", katanya. Wah !!
Kalo aku sendiri sih, nggak terlalu mikirin soal gaji, soalnya dengan gajiku yg sekarang sih, hidup masih bisa jalan dan dijamin nggak akan kelaparan. Lagian kan ini masih masa training, rasanya nggak bijaksana kalo minta gaji dinaikin. Belum jg bikin apa2 buat perusahaan, udah mau naik gaji, bisa2 malah dipecat ntar. Yah, mungkin itu cuman dr sisi pandang aku yg emang masih rada naif dengan kehidupan di jkt. Soalnya aku dengar katanya gaji swasta untuk lulusan s1 standarnya 1,5 jt.
Tapi sih menurut aku, yg paling penting itu pengalaman. Kalo kita sudah punya pengalaman 1 atau 2 tahun kerja di perusahaan, paling nggak buat nyari kerja di tempat lain jauh lebih gampang dibandingkan dengan fresh graduate. Buat sekarang sih, cuek aja kalo gaji kita lebih kecil dr teman yg lain, yg penting sekarang kerja yg benar aja. Kan kalo kita udah punya prestasi sendiri di perusahaan, mau minta naik gaji jg gampang.
Yah ….. aku sih cuman bisa bilang gitu. Aku jg nggak tau nasibku selanjutnya. Baru jg 2 minggu kerja, jalanin ajalah …..
Exhausted
Tuesday, August 16th, 2005Rabu dini hari, 17 Agustus 2005
Dengan perlahan kukunyah nasi goreng di perempatan Jl. Sukarno-Hatta–Pasir Koja. Hawa dingin menusuk kulit malam ini, sementara jarum pendek jam sudah bergerak mendekati angka 2. Sambil menikmati hidangan, kepalaku masih terasa berat setelah tertidur 3 jam dr terminal bis Kampung Rambutan. Begitu bangun, bis sudah melaju memasuki gerbang tol Padalarang barat. Kurang lebih 5 menit kemudian, aku turun di perempatan yg biasa disebut "Holis"(walaupun sebenarnya bukan) dan beristirahat sejenak mengusir rasa lelah dan ngantuk malam itu.
Aku sampai di Bandung. Aku Pulang.
Masih terbayang beberapa jam lalu, aku masih terjepit di sela-sela puluhan manusia di dalam bis kota Blok M-Kampung Melayu, setelah sebelumnya terjebak kemacetan di ruas jalan Semanggi Jakarta. Benar-benar pengalaman yang melelahkan. Hari ini untuk pertama kalinya, aku merasakan denyut nadi ibukota yang sebenarnya.
Biasanya aku ke Jakarta hanya sekedar buat jalan-jalan, mengunjungi saudara, atau sekedar lewat sebelum pulang kampung. Dalam 3 bulan terakhir, ibukota begitu akrab dalam hidupku. Di ibukota ini, pertama kalinya aku merasakan putus asa yang luar biasa setelah percobaan TA yang sudah setengah tahun kukerjakan, nyaris gagal. Di sini pula aku merasakan bagaimana tegangnya saat-saat wawancara penerimaan karyawan baru minggu lalu. Dan hari ini, untuk kali pertama, aku merasakan bagaimana menjadi bagian dr ibukota. Yah …. ini hari aku mulai bekerja.
Allah sudah menetapkan rizqi yang pantas kepada tiap hamba-Nya, dan memberikannya dengan cara yang berbeda dan umumnya tidak terduga. Minggu lalu, aku sama sekali tidak mengira kalau CV yang iseng kukirim lewat email itu akan dibalas hanya dalam waktu dua jam. Tadinya aku sudah agak pesimis kalau CV itu akan diterima, karena pengumuman lamaran kerja sudah ditempel di papan pengumuman lebih dari seminggu. Nggak taunya, panggilan wawancara itu datang.
Allah memang Maha Pemurah. Dua hari setelah wawancara, aku dipanggil lagi ke Thamrin. Kali ini cuman berdua dengan teman se-Lab yang jg ikut diwawancara. Dan seperti dugaan, kami berdua diterima di divisi IT perusahaan itu. Perusahaan yang sebenarnya masih merupakan bagian dari badan usaha milik negara.
———————————————————
Selasa Pagi, 16 Agustus 2005
Hari pertama bekerja, aku sengaja pergi pagi-pagi. Tujuannya jelas, untuk menghindari kemacetan ibukota yang menggila di pagi hari, hitung-hitung untuk memberi kesan baik ke atasan. Pergi jam setengah 6 pagi, aku sampai di lab jam 7. Lumayan capek juga.
Lab tempat kerjaku, terletak di lantai 2, sebuah gedung yang umurnya kuperkirakan sudah 15-20 tahun. Sudah ada beberapa bagiannya yang rusak dimakan usia, sementara bau kayu lapuk tercium dari dalam ruangan. Dalam hati aku sempat bertanya, kok bisa gedung-gedung tua ini dijadikan pusat riset dan iptek negeri ini ? Kusingkirkan jauh-jauh semua pikiran negatif dan melangkah masuk. Keadaan lab-lab dalam gedung masih lumayan baik dari penampilan luar gedung. Lantai diselimuti karpet dan komputer-komputer bertebaran di mana-mana. Setelah berkenalan dengan seorang karyawan lab, aku mengamati suasana tempat kerjaku yang baru.
Panas.
Itu kesan pertama^^. Belum sempat aku nanya, karyawan tadi bilang kalo AC sentral sudah rusak, sementara AC yang baru belum datang. Waduh. Padahal aku paling nggak tahan panas. Untungnya masih ada kipas angin, walaupun panasnya masih tetap terasa.
Hari pertama berlalu dengan cepatnya. Aku dan temanku, disuruh membuat situs baru buat lab. Setelah berunding, kami putuskan untuk membagi dua pekerjaan itu. Aku mengerjakan sistem database dan programmingnya, sementara temanku mengerjakan desain webnya. Untuk bekerja, kami masing-masing diberi fasilitas 1 unit komputer. Sayangnya, cuma 1 komputer yang nyambung ke internet, itupun hanya dengan koneksi dial-up. Terpaksa keinginan untuk browsing aku pendam.
Sambil mencari bahan buat pekerjaan, aku belajar membuat animasi flash, lumayan buat hari pertama.
Sorenya, kurang lebih jam 5, aku berencana pulang ke Bandung, kebetulan besok tanggal 17 agustus, kantor libur. Temanku ngajak pulang bareng. Aku sih setuju-setuju aja. Tadinya aku pikir perjalanannya bakal lancar-lancar aja, 4 jam kemudian aku baru sadar kalo perkiraan itu salah besar.
——————————————————————-
Selasa malam, 16 Agustus 2005, jam 8.00 malam
Hawa pengap mengisi tiap sudut bis kota. Puluhan manusia berjejal, berhimpitan, dengan wajah masam dan lelah berpegangan di gagang besi bis kota. Bis berjalan tersendat di ruas jalan Semanggi. Macet Luar biasa saat itu. Padahal sudah bukan jam pulang karyawan, tapi jalan masih tetap padat. Dalam hati, aku cuman bisa menggerutu, Entah mau cari apa orang-orang ibukota itu malam ini, mau foya-foya barangkali. Aku cuman bisa berharap di depan, lalu lintas lebih lowong.
Kuningan, Tebet, Pancoran, semuanya macet total !!
Bajuku sudah hampir sepenuhnya basah dengan keringat. Sepanjang perjalanan dari blok M sampe terminal kampung melayu, aku cuman bisa berdiri. Tanganku sampe nggak bisa megang tas lagi. Tas kutaruh di dekat kaki, sementara tanganku berpegangan di bis kota.
Kurang lebih jam 9 kurang, aku sampai di rumah temanku, setelah makan sedikit dan minum secukupnya, kami melanjutkan perjalanan ke Kampung rambutan.
Ternyata malam itu kami benar-benar lagi sial. Angkotnya mutar balik sebelum nyampe tujuan. Dengan sedikit kesal, akhirnya kami pindah ke bis kota. Dan lagi-lagi, aku kembali terselip di tumpukan penumpang bis kota. Kapok ah. Lain kali, kalo pulang, aku nggak mau lewat pusat kota lagi.
Setelah hampir 1 jam penuh perjuangan itu, kami pun tiba juga di Kampung rambutan. Cepat-cepat aku cari bis eksekutif jurusan Bandung yang lewat tol cipularang. Sebenarnya aku sih nggak masalah naik bis eksekutif atau ekonomi, cuman, perokok-perokok sialan itu benar-benar bikin aku nggak bisa menikmati perjalanan dengan nyaman, belum lagi kalo berdesakan.
Di bis, aku langsung merebahkan diri di kursi empuk, dan mulai tertidur sementara bis mulai meninggalkan ibukota.
Hhhhh ….. hari yg melelahkan ………..
My First Interview
Wednesday, August 10th, 2005Sejujurnya, saat ini, ketika menulis di blog ini, aku lg capek berat, dan anggota badan rasanya sudah susah digerakkan. Malam ini, setelah perjalanan yg melelahkan, aku tadinya cuman niat browsing sebentar, sekalian ngecek apa ada email masuk, ternyata ada salah satu email yg masuk dikirim dr teman "maya" yg sebenarnya belum pernah aku kenal. Selama ini, kami baru beberapa kali berkomunikasi, itupun hanya melalui internet.Entah kenapa setelah membaca emailnya, semangatku tumbuh lagi, walaupun aku nggak tahu sampai kapan semangat ini bisa bertahan.
Buat mas Ariel di Makassar, thanx berat ya, padahal kita belum pernah saling ketemu, tapi mas masih mau ngasih saran dan masukan seolah2 kita pernah saling bertemu dan kenal akrab. I really appreciate it ….
————————————————————–
6 Jam Main CS !!!
Tuesday, August 2nd, 2005hahahhaahah …. barusan main CS gila2an, mulai dr habis magrib sampe jam 12 malam.
6 Jam main CS nonstop !!!
Tapi asik banget soalnya para jagoan2 OGRG bnyk yg join, yg online nyampe 16 orang. Rekor baru dalam 6 bulan terakhir, setelah sekian banyak online gamers ITB beralih ke dOTA. Karena banyaknya, map pun berpindah beberapa kali, mulai dr icy, dust2, aztec, awpmap sampe inferno^^.
Senangnya. Jarang2 server lumayan penuh kayak tadi, lagian stats-ku di tiap map selalu no.1, walaupun sempat dpt minus, gara2 awpnya si Andi sama si Jiki, di icy terakhir.
huahahahahahah ….. kapan lagi bisa main CS serame ini ?
J-Rock and Luna Sea
Tuesday, August 2nd, 2005Aku pertama kali dengar musik dr grup band ini pas lg pulang kampung tahun lalu. Waktu itu sekitar pertengahan 2004, jd sekitar bulan juni atau juli, kebetulan waktu itu adik aku yg paling besar lg ikut SPMB.
Sebelumnya aku lebih suka dengan lagu2 J-Pop, seperti utada, noriko sakai dll. Jenuh, aku coba muter CD mp3 bajakan yg isinya lagu2 jepang. Dalam CD itu ada salah satu album Luna Sea, Period. Iseng2, aku dengar lagu2 bareng adik.
Kucobain dengar lagu In Silence, begitu lagunya kedengaran, adik aku langsung bilang "Wah, keren nih alunan gitarnya". Eh ternyata, lagu2 yg lain jg asik, misal Gravity, atau I for You. Walaupun nggak semua lagunya aku suka, lagu2 Luna Sea yg td aku sebut nggak pernah bosen aku dengarin sampe detik ini.
Aku mulai kenal dengan yg namanya J-Rock (Japanesee Rock) sejak saat itu.
Aku makin sering dengar J-Rock pas lg ngerjain TA di Lab. Kebetulan ada teman yg lg ngerjain TA yg jg senang J-Rock. Jadilah tiap hari lagu2 Luna Sea, L’arc en Ciel (Laruku), dan Glay selalu terdengar di dalam lab.
Ternyata J-Rock musiknya emang asik2, mungkin itu sebabnya ada grup band baru di Indo yg nekat make nama "J-Rock" yg musiknya jg rada2 mirip dengan salah satu grup band yg sudah disebut di atas. Bener2 …. orang Indo tukang jiplak ^^.
Aku sempat doyan lagu2nya Laruku, tapi lama2 bosen jg. Soalnya menurut aku Laruku terlalu ngandalin efek2 musik buatan dan benar2 bergantung pada sosok Hyde, Vokalisnya, sedangkan permainan musik anggota lainnya nggak terlalu keliatan. lagu2 Laruku jg-menurut aku-terlalu berbau Pop, cuman lagu2 tertentu yg ngerock (lama2 jd mirip dengan salah satu grup band beken di Indo yg kemarin dituntut FPI gara2 masalah logo di sampul albumnya^^).
Beda dengan Luna Sea. Kalo menurut aku, yg bikin lagu2 Luna Sea enak di dengar a/ Skill tiap anggota bandnya yg benar2 keluar hampir di tiap lagu. Jadi ada nuansa lain tiap kali ngedengar lagu2nya. Di tiap lagunya, Luna Sea jarang memakai efek2 suara buatan, tp lebih sering memperdengarkan skill mereka dalam memainkan alat musik masing2. Di drum ada Shinya, di Bass ada J, di rythm guitar ada Inoran, Sugizo di Lead Guitar, dan Vokalnya Ryuichi. Anggota Luna Sea jg piawai memainkan alat musik lain, misalnya Sugizo yg jg jago memainkan Violin.
Dari semua lagu Luna Sea, mungkin cuman ada dua yg benar2 aku suka.
Gravity
Aku paling suka lagu yg ini. Nggak ada matinya. Iramanya benar2 enak didengar. Waktu pertama kali dengar musik pembukanya, aku langsung tau kalo ini lagu pasti bagus. Nggak tau kenapa, tiap dengar lagu ini, pasti semangat jd nambah^^.
Bagian yg paling aku suka ada di bagian 2/3 lagu ini. Di bagian musik (interludenya). Ketika suara gitar Sugizo perlahan2 muncul ditengah musik dan melengking2. Top abis lah.
In Silence
Yang bikin lagu ini enak didengar adalah alunan gitarnya yg seakan2 berputar2 bergantian di telinga^^. Vokalnya Ryuichi paling keren di In Silence (menurut aku sih). Dan lagi2 lengkingan gitar Sugizo di interludenya bikin aku nggak pernah bosan dengar lagu ini.
Kira2 2 bulan setelah dengar lagu2 Luna Sea, Aku baru tau setelah browsing di Internet ……. ternyata grup ini udah bubar. Hiks.
